Soal Kelanjutan Kompetisi Liga 1, Ini Hasil Pertemuan PT LIB dengan Klub

Sepakbola355 Dilihat
Soal Kelanjutan Kompetisi Liga 1, Ini Hasil Pertemuan PT LIB dengan Klub

Smartcitymakassar.com – Jakarta – PT Liga Indonesia Baru (LIB) menggelar Managers Meeting bersama para kontestan BRI Liga 1 2022/2023 pada Sabtu (8/10) sore WIB. Agenda tersebut membahas perihal kelanjutan Kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 usai tragedi di Stadion Kanjuruhan, pekan lalu.

Hadir pada agenda Managers Meeting yang diadakan secara virtual tersebut jajaran komisaris LIB yakni Juni Rachman (komisaris utama LIB), Ferry Paulus (komisaris LIB), Munafri Arifuddin (komisaris LIB), dan Andogo Wiradi (komisaris LIB).

Sementara itu hadir juga jajaran direksi LIB di antaranya Akhmad Hadian Lukita (Direktur Utama LIB), Sudjarno (Direktur Operasional LIB) dan Anthony Chandra Kartawiria (Direktur Keuangan LIB). Tidak ada klub yang absen pada agenda managers meeting kali ini.

Direktur Operasional LIB, Sudjarno mengatakan agenda managers meeting bersama 18 klub Liga 1 menghasilkan beberapa kesimpulan. Ia menyebutkan, bahwa pihaknya saat ini tengah menunggu arahan dari otoritas pemerintah perihal kelanjutan Kompetisi BRI Liga 1 2022/2023.

“Bahwa pertemuan rekan-rekan klub di Kemenpora akan dijadikan rujukan LIB bersama PSSI untuk berkoordinasi lebih intensif. Tentu menjadi kewajiban LIB, PSSI bersama-sama semuanya melakukan langkah-langkah koordinasi yang intensif untuk bisa mendapatkan kepastian,” ujar Direktur Operasional LIB, Sudjarno, Sabtu (8/10).

Disamping itu, pihaknya juga akan mengabarkan segala perkembangan terbaru kepada para kontestan setiap harinya. Segala informasi ini tentunya dibutuhkan oleh setiap klub untuk menyiapkan program dan perencanaan yang dibutuhkan jika nantinya kompetisi dilanjutkan kembali.

“Kami dari LIB juga akan membuatkan opsi-opsi atau skenario-skenario yang sudah kita dapatkan dari masukan-masukan dewan komisaris atau juga para klub perihal kepastian kelanjutan kompetisi. Hasil pertemuan ini akan kami tindak lanjuti dan kami laporkan ke federasi,” tandas Sudjarno. [aan]

Komentar